Honda Astra S90Z: Motor Jadul yang Kini Makin Keren dan Punya Sejarah Besar

Daftar Isi


Image

Di tengah maraknya motor modern dengan teknologi injeksi, panel digital, hingga fitur konektivitas, Honda S90Z justru punya daya tarik yang berbeda. Bentuknya sederhana, mesinnya kecil, tetapi aura klasiknya mampu membuat siapa pun menoleh.

Bagi penggemar motor jadul, S90Z bukan sekadar kendaraan tua. Motor ini merupakan salah satu bagian penting dari awal perjalanan Honda memproduksi sepeda motor di Indonesia.

Cikal bakal perjalanan Honda di Indonesia

Honda S90Z memiliki sejarah yang cukup istimewa. Pada Juli 1970, model ini mulai dipasarkan di Indonesia secara CBU atau diimpor dalam kondisi utuh. Respons masyarakat ternyata cukup positif.

Setahun kemudian, pada 1971, PT Federal Motor, perusahaan yang menjadi cikal bakal PT Astra Honda Motor, mulai merakit S90Z di Indonesia menggunakan komponen CKD dari Jepang. S90Z kemudian tercatat sebagai motor Honda pertama yang dirakit di Indonesia. (detikoto)

Inilah alasan mengapa S90Z mempunyai posisi spesial dalam sejarah otomotif Indonesia.

Mesin mungil, karakter tidak kalah garang

Honda S90Z dibekali mesin 4-tak satu silinder berkapasitas sekitar 90 cc, dengan konfigurasi OHC dan pendingin udara.

Pada masanya, mesin tersebut mampu menghasilkan tenaga sekitar 8 hp pada 9.500 rpm dan torsi sekitar 6,3 Nm. Transmisinya menggunakan manual 4-percepatan. (detikoto)

Untuk ukuran zaman sekarang memang terdengar kecil. Namun pada era 1970-an, kombinasi mesin sederhana, bobot relatif ringan, dan konstruksi yang praktis membuat motor ini cocok digunakan sebagai kendaraan sehari-hari.

Desainnya justru makin keren karena tidak banyak berubah

Salah satu alasan S90Z tetap menarik hingga sekarang adalah desainnya.

Lampu depan bulat, tangki berbentuk klasik, pelek jari-jari, jok panjang dan rata, serta banyak detail berbahan logam membuat tampilannya benar-benar membawa suasana otomotif era 1970-an.

Tidak ada layar digital. Tidak ada riding mode. Tidak ada tombol berlebihan.

Justru kesederhanaan itulah yang menjadi daya tariknya.

Bagi sebagian orang, melihat S90Z yang masih terawat seperti melihat kembali potongan sejarah yang bisa berjalan di jalan raya.

Produksinya mencapai puluhan ribu unit

Data yang dikutip dari Museum Astra menyebutkan Honda S90Z diproduksi di Indonesia pada periode 1971–1976, dengan total penjualan mencapai sekitar 90.600 unit. (detikoto)

Angka tersebut menunjukkan bahwa S90Z bukan sekadar motor eksperimental. Kehadirannya mendapatkan respons yang cukup baik dari masyarakat Indonesia.

Bahkan unit S90Z dari kloter produksi awal pernah disimpan di Museum Astra. Salah satu unit tersebut tercatat hanya memiliki odometer sekitar 11,3 kilometer. (detikoto)

Sekarang justru menjadi incaran penggemar motor klasik

Puluhan tahun berlalu, S90Z yang dahulu merupakan kendaraan harian kini berubah menjadi barang yang memiliki nilai sejarah dan daya tarik koleksi.

Motor yang masih mempertahankan komponen original, surat lengkap, dan kondisi mesin serta bodi yang baik tentu menjadi incaran kolektor.

Restorasi pun menjadi bagian dari dunia S90Z. Ada yang mempertahankan kondisi original sedekat mungkin dengan keluaran pabrik, sementara lainnya memilih gaya classic custom tanpa menghilangkan karakter dasar motor.

Bukan cuma motor tua

Honda S90Z mungkin kalah canggih dibanding motor zaman sekarang.

Tetapi bicara soal cerita, sejarah dan karakter, motor ini punya sesuatu yang tidak bisa diberikan oleh teknologi modern.

S90Z adalah salah satu saksi ketika industri sepeda motor Honda mulai membangun fondasinya di Indonesia.

Motor boleh tua.
Teknologi boleh sederhana.
Tapi kalau punya sejarah, nilainya tidak pernah benar-benar tua.

Honda Astra S90Z — kecil mesinnya, besar ceritanya. (detikoto)

Sumber

Informasi sejarah dan spesifikasi dirangkum dari pemberitaan detikOto, GridOto/Otomotifnet, dan sumber otomotif terkait. (detikoto)

Posting Komentar