Pentas Seni RT 15 RW 03 Sekuro Meriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Tampilkan Ragam Tari dan Kreativitas Warga
JEPARA – Semarak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia turut diramaikan warga RT 15 RW 03 Desa Sekuro, Kecamatan Mlonggo, Kabupaten Jepara, melalui kegiatan pentas seni yang digelar pada Sabtu, 15 Agustus 2026.
Kegiatan yang berlangsung di halaman kediaman Bapak Saiful tersebut mengusung semangat kebersamaan dan gotong royong dengan mengangkat semboyan “Bismillah Ragam Rupa Erte Limolas Guyub Rukun Agawe Santoso.”
Pentas seni dijadwalkan dimulai pukul 19.30 WIB. Rangkaian acara diawali dengan pembukaan yang dikemas cukup meriah, mulai dari pemutaran video opening visual, pidato pekik Bung Tomo, pembacaan puisi, instrumen Proklamasi, hingga menyanyikan lagu Padamu Negeri secara bersama-sama.
Nuansa peringatan kemerdekaan semakin terasa dengan ditampilkannya video bertema HUT RI ke-81 serta video tari kreasi Nusantara Indonesia.
Setelah sesi pembukaan, acara dilanjutkan dengan penampilan seni dari berbagai kelompok usia. Anak-anak hingga remaja mendapat ruang untuk menunjukkan kreativitas mereka di atas panggung.
Sejumlah tari tradisional dan kreasi menjadi bagian utama pertunjukan, di antaranya Tari Kewer-Kewer, Tari Geal Geol, Tari Rasa Sayange, Tari Gugur Gunung, Tari MBG, Tari Solah, Tari Prau Layar, Tari Andhira, Tari Kancil, hingga penampilan Barong Limolas.
Selain pentas tari, kegiatan juga melibatkan seluruh talenta dalam sesi flashmob serta sejumlah penampilan yang dikemas untuk mempererat interaksi antarwarga.
Menariknya, setiap jeda penampilan juga dimanfaatkan untuk foto kelompok tari serta promosi UMKM warga. Konsep tersebut membuat pentas seni tidak hanya menjadi hiburan, tetapi sekaligus menjadi ruang untuk memperkenalkan potensi usaha masyarakat setempat.
Keterlibatan berbagai kelompok usia menjadi salah satu daya tarik kegiatan. Anak-anak usia TK/SD, kelompok putri usia MI/SD, anak-anak pra-remaja, hingga remaja putra turut ambil bagian dalam rangkaian pertunjukan.
Sementara itu, penampilan Barong Limolas menjadi salah satu sajian penutup sebelum acara diakhiri dengan sesi penutupan dan bersih-bersih bersama.
Kegiatan tersebut menunjukkan bahwa perayaan kemerdekaan tidak selalu harus berlangsung dalam skala besar. Dari lingkungan RT, masyarakat dapat membangun ruang kebersamaan melalui seni, kreativitas, budaya, serta pemberdayaan UMKM.
Semangat “Guyub Rukun Agawe Santoso” pun menjadi pesan utama dari kegiatan tersebut: bahwa kebersamaan warga menjadi kekuatan penting dalam menciptakan lingkungan yang harmonis, kreatif, dan saling mendukung.

Posting Komentar