Ngopi Pendidikan Islam Digelar di Kawak Jepara, Abdul Wahid Soroti Beasiswa dan Sekolah Rakyat untuk Masyarakat Miskin Ekstrem

Daftar Isi

JEPARA – Kegiatan Ngobrol Pendidikan Islam atau Ngopi bersama Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, H. Abdul Wahid, digelar di Joglo Taman Gemuling, Desa Kawak, Kecamatan Pakis Aji, Kabupaten Jepara, Minggu (30/8/2026).


Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 13.00 WIB tersebut diikuti sekitar 300 peserta dari warga Kawak. Forum ini menjadi ruang dialog antara masyarakat dan wakil rakyat untuk membahas berbagai persoalan pendidikan Islam serta program sosial yang berkaitan dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat.


Dalam kesempatan tersebut, H. Abdul Wahid menyampaikan sejumlah perhatian terkait program pendidikan dan sosial, khususnya mengenai akses beasiswa bagi masyarakat serta program Sekolah Rakyat.


Menurut Abdul Wahid, program Sekolah Rakyat diperuntukkan bagi masyarakat yang berada dalam kondisi miskin ekstrem, sehingga anak-anak dari keluarga kurang mampu tetap memiliki kesempatan memperoleh pendidikan yang layak.


Pembahasan mengenai pendidikan tersebut menjadi salah satu perhatian utama dalam kegiatan Ngopi. Masyarakat diberikan kesempatan untuk menyampaikan aspirasi dan berdiskusi mengenai kebutuhan pendidikan serta dukungan sosial yang diperlukan di tingkat masyarakat.


Selain H. Abdul Wahid, kegiatan tersebut juga dihadiri sejumlah anggota DPRD Kabupaten Jepara dari berbagai unsur.


Di antaranya Muhammad Harisman Fauzan Rosyid, S.H., anggota DPRD Kabupaten Jepara dari Fraksi Partai Gerindra. Hadir pula Khoirul Anam, S.Pd., M.Pd., anggota DPRD Kabupaten Jepara yang menjabat sebagai Ketua Fraksi Gerindra.


Turut hadir H. Nur Hamid, S.Ag., anggota DPRD Kabupaten Jepara dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi B.


Kehadiran para anggota legislatif tersebut turut memperkuat forum dialog antara masyarakat dengan para pemangku kebijakan, khususnya dalam menyerap aspirasi yang berkaitan dengan pendidikan, sosial dan pembangunan masyarakat.


Salah satu tokoh masyarakat Kawak yang turut hadir adalah Ari Afandi, yang dikenal sebagai salah satu tokoh berpengaruh di wilayah Kawak. Kehadirannya turut memberikan warna dalam kegiatan yang mempertemukan masyarakat dengan para tokoh politik dan wakil rakyat tersebut.


Dorong Akses Pendidikan bagi Masyarakat Kurang Mampu


Program beasiswa dan Sekolah Rakyat menjadi isu penting yang dibahas dalam kegiatan tersebut. Abdul Wahid menekankan pentingnya memastikan masyarakat dari kelompok ekonomi paling bawah tidak kehilangan kesempatan untuk mendapatkan pendidikan.


Program sosial di bidang pendidikan diharapkan dapat menjadi salah satu instrumen untuk membantu keluarga yang menghadapi keterbatasan ekonomi, terutama masyarakat yang masuk kategori miskin ekstrem.


Melalui kegiatan Ngopi, masyarakat juga diharapkan dapat mengetahui lebih jauh mengenai program-program pemerintah sekaligus menyampaikan berbagai kebutuhan dan persoalan yang mereka hadapi secara langsung.


Pertemuan di Joglo Taman Gemuling Kawak tersebut berlangsung dalam suasana dialog bersama masyarakat. Forum semacam ini dinilai penting untuk mempertemukan aspirasi warga dengan para wakil rakyat sehingga persoalan pendidikan dan sosial dapat menjadi perhatian dalam penyusunan maupun pengawasan program pemerintah.


Kegiatan Ngopi Pendidikan Islam di Kawak Jepara ini sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat komunikasi antara masyarakat, tokoh masyarakat dan para wakil rakyat, terutama dalam mendorong pemerataan akses pendidikan dan program sosial bagi kelompok masyarakat yang membutuhkan.


(Yusuf Arfian) / G7.id

Posting Komentar