Investor Tagih Kejelasan ke BGN, Ribuan SPPG MBG Disetop Sementara Demi Evaluasi Program
Jakarta, Zonaintiem.com – Kebijakan Badan Gizi Nasional (BGN) yang menghentikan sementara operasional ribuan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) mulai menimbulkan reaksi dari sejumlah investor dan mitra pelaksana. Mereka meminta kejelasan terkait nasib investasi yang telah ditanamkan pada pembangunan dan operasional dapur MBG.
Sorotan terbaru muncul setelah seorang investor asal Sukabumi, H. Mujazin, secara terbuka menuntut pengembalian dana yang diklaim telah dikeluarkan untuk mendukung proyek Dapur Perintis MBG. Dalam konferensi pers yang digelar pada 7 Juni 2026, ia mengaku mengalami kerugian besar dan meminta pertanggungjawaban terkait pengelolaan program tersebut.
Di sisi lain, BGN menegaskan bahwa penghentian sementara sejumlah SPPG bukan berarti program MBG dihentikan. Langkah tersebut merupakan bagian dari evaluasi nasional guna memastikan seluruh dapur memenuhi standar keamanan pangan, sanitasi, administrasi, dan pelayanan kepada kelompok penerima manfaat prioritas seperti ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.
Data BGN menunjukkan ribuan SPPG pernah dikenai sanksi suspend sejak program MBG berjalan. Sebagian besar telah kembali beroperasi setelah memenuhi standar yang ditetapkan. Namun, masih ada ribuan unit yang menjalani penghentian sementara karena berbagai temuan, mulai dari belum memiliki Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS), belum memiliki Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL), hingga belum memenuhi target pelayanan kelompok rentan.
Kepala BGN, Nanik Sudaryati Deyang, juga mengumumkan moratorium sementara pembangunan SPPG baru sebagai bagian dari pembenahan tata kelola program MBG. Kebijakan tersebut diambil agar pengawasan terhadap dapur yang sudah beroperasi dapat berjalan lebih optimal sebelum dilakukan ekspansi lebih lanjut.
Meski demikian, BGN membantah kabar yang menyebut program MBG atau pendanaan SPPG dihentikan secara nasional. Lembaga tersebut memastikan layanan Makan Bergizi Gratis tetap berjalan dan masyarakat penerima manfaat tetap mendapatkan pelayanan sebagaimana mestinya.
Perkembangan ini menunjukkan adanya tantangan dalam pelaksanaan program MBG yang terus berkembang secara nasional. Para investor berharap pemerintah dapat memberikan kepastian regulasi dan mekanisme penyelesaian bagi mitra yang terdampak evaluasi, sementara BGN menegaskan bahwa peningkatan kualitas layanan tetap menjadi prioritas utama demi menjaga keberhasilan program strategis nasional tersebut.
(ZI/YA)



Posting Komentar