Business-With-Us-20251204-185150-0000

Pendukung Bupati Pati Nonaktif Sudewo Dipukuli OTK Saat Beli Sate, Polisi Lakukan Penyelidikan

Daftar Isi

 


Zonaintiem.com, Pati – Seorang pendukung Bupati Pati nonaktif Sudewo bernama Ahmad Husein (30) menjadi korban dugaan penganiayaan oleh orang tak dikenal (OTK) di wilayah Desa Sokopuluhan, Kecamatan Pucakwangi, Kabupaten Pati. Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan guna mengungkap identitas pelaku.

Kapolsek Pucakwangi AKP Suwarno mengatakan, peristiwa tersebut terjadi pada Kamis (7/5/2026) dini hari sekitar pukul 02.30 WIB saat korban tengah membeli sate kambing di kawasan Dukuh Soko, Desa Sokopuluhan.

“Benar, kami menerima laporan dugaan penganiayaan yang dialami korban berinisial AH usia 30 tahun. Untuk pelaku saat ini masih dalam proses penyelidikan,” ujar AKP Suwarno, Sabtu (9/5/2026).

Menurut keterangan polisi, kejadian bermula ketika Husein selesai menyantap sate kambing dan hendak melakukan pembayaran. Tiba-tiba datang seorang pria yang tidak dikenalnya meminta agar korban membayarkan sate yang telah dimakan pelaku.

Karena merasa tidak mengenal pria tersebut, Husein menolak permintaan itu. Namun, penolakan tersebut diduga memicu emosi pelaku hingga berujung aksi kekerasan.

“Pelaku beberapa kali menyikut bagian kepala korban, mencekik leher korban, serta memukul bagian hidung hingga mengalami pendarahan,” jelas AKP Suwarno.

Usai mengalami penganiayaan, korban pulang ke rumah dan mengadukan kejadian tersebut kepada ibunya, SF (45). Mengetahui kondisi anaknya terluka dan mengalami pendarahan di bagian hidung, sang ibu kemudian membawa korban berobat ke Puskesmas II Pucakwangi.

Dalam penanganan kasus ini, polisi juga telah meminta keterangan dari sejumlah saksi, termasuk penjual sate yang berada di lokasi kejadian. Meski demikian, identitas lengkap penjual sate tersebut disebut belum diketahui oleh pelapor.

“Kami sudah memeriksa pelapor dan para saksi, kemudian mendatangi lokasi kejadian serta berkoordinasi dengan Tim Resmob Polresta Pati untuk membantu proses penyelidikan,” tambahnya.

Saat ini aparat kepolisian masih melakukan pencarian terhadap pelaku sekaligus mendalami kemungkinan adanya saksi tambahan maupun barang bukti lain yang berkaitan dengan kasus tersebut.

AKP Suwarno juga mengimbau masyarakat yang memiliki informasi terkait keberadaan pelaku agar segera melapor kepada pihak kepolisian atau melalui layanan darurat 110 guna mempercepat proses pengungkapan kasus.

Editor: ZI/YA

Posting Komentar

Business-With-Us-1