Business-With-Us-20251204-185150-0000

Nadiem Makarim Bersyukur Jalani Tahanan Rumah, Anak Bungsu Menangis Saat Ditinggal Sidang

Daftar Isi

 



Zonaintiem.com, Jakarta – Mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Anwar Makarim, mengaku bersyukur dapat menjalani tahanan rumah di tengah proses hukum kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook yang menjeratnya.

Dalam keterangannya usai sidang di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta Pusat, Rabu (14/5/2026), Nadiem menceritakan momen haru ketika anak bungsunya yang masih berusia satu tahun menangis saat dirinya harus meninggalkan rumah untuk menghadiri persidangan.

“Saya nggak bisa menjelaskan ya rasanya seperti apa untuk bisa datang ke rumah saya sendiri, ketemu dengan anak-anak saya. Tadi si kecil yang paling, si baby yang umur 1 itu nangis waktu saya keluar untuk sidang hari ini, karena dia kayak pertama kali merasa saya ada di rumah habis itu kok pergi lagi. Jadi harus ditarik dari tangan saya,” ujar Nadiem.

Nadiem mengaku sulit menggambarkan rasa bahagia sekaligus sedih setelah kembali berkumpul dengan keluarganya di rumah. Ia juga menyampaikan rasa syukur karena diperbolehkan menjalani perawatan medis di lingkungan rumah selama masa proses hukum berlangsung.

“Saya tentunya bersyukur yang luar biasa, saya bisa dalam lingkungan steril menjalani operasi dan perawatan di rumah. Saya juga bersyukur bahwa hakim itu manusiawi untuk memperbolehkan saya bersama keluarga di masa perawatan,” katanya.

Menurutnya, pengalaman kembali ke rumah setelah menjalani proses hukum menghadirkan perasaan campur aduk yang sulit dijelaskan.

“Saya sangat berdoa. Teman-teman nggak pernah merasakan seperti apa kembali ke rumah. Itu perasaan yang sedih dan senang bercampur. Itu hal yang nggak bisa saya jelaskan lah bagaimana perasaannya. Ya udah jelas banyak air mata,” tambahnya.

Selain menghadiri sidang pembacaan surat tuntutan, Nadiem juga mengungkapkan bahwa dirinya akan kembali menjalani operasi pada malam harinya karena kondisi kesehatan yang dinilai cukup serius.

“Langsung ke rumah sakit. Saya operasi malam ini. Karena kalau tidak, bisa ke mana-mana dampak kesehatannya kepada saya. Ini sudah operasi keempat, kelima kalau nggak salah. Jadi ini harus ditangani segera atau nggak risikonya cukup berat untuk saya,” ungkapnya.

Dalam perkara tersebut, Nadiem didakwa melakukan tindak pidana korupsi terkait proyek pengadaan laptop Chromebook saat menjabat sebagai Mendikbudristek. Proyek itu disebut menimbulkan kerugian negara mencapai Rp2,1 triliun.

Jaksa memaparkan, total kerugian negara terdiri dari dugaan kemahalan harga Chromebook sebesar Rp1,5 triliun lebih serta pengadaan CDM yang dinilai tidak diperlukan dan tidak memberikan manfaat senilai sekitar Rp621 miliar.

Selain Nadiem, terdapat tiga terdakwa lain dalam kasus tersebut, yakni Sri Wahyuningsih selaku mantan Direktur Sekolah Dasar Ditjen PAUD Dikdasmen periode 2020-2021, Mulyatsyah selaku mantan Direktur SMP Kemendikbudristek tahun 2020, serta Ibrahim Arief (IBAM) yang merupakan tenaga konsultan Kemendikbudristek pada era kepemimpinan Nadiem.

(ZI/YA)

Posting Komentar

Business-With-Us-1