Driver Ojol Jepara Kecewa Dibatalkan Penumpang Saat Subuh di Depan Masjid Agung, Warga Soroti Pentingnya Kejujuran
Zonaintiem.com – Sebuah unggahan dari akun Mursidi Shop mendadak menjadi perbincangan hangat di kalangan warga Jepara. Unggahan tersebut membagikan kisah pahit yang dialami seorang driver ojek online (ojol) saat mencari nafkah di waktu subuh, tepatnya di depan Masjid Agung Baitul Makmur pada Rabu (13/05/2026).
Niat hati ingin mengantar penumpang dengan aman, sang driver justru harus menelan kekecewaan akibat sikap pelanggan yang dinilai tidak bertanggung jawab dan tidak jujur.
Pesanan Mendadak Dibatalkan Saat Driver Hampir Tiba
Berdasarkan narasi dalam unggahan tersebut, kejadian bermula sekitar pukul 04.01 WIB. Driver menerima pesanan melalui aplikasi Grab dengan titik penjemputan di pintu masuk Masjid Agung Jepara menuju kawasan RedDoorz Syariah Bulu, tepatnya di depan HJNF Cofebox.
Tanpa menunda waktu, driver langsung menuju lokasi penjemputan. Bahkan, komunikasi sempat dilakukan melalui sambungan telepon guna memastikan keberadaan pelanggan.
Namun, pada pukul 04.05 WIB, ketika posisi driver sudah sangat dekat dan hanya berjarak beberapa meter dari titik jemput, pesanan tiba-tiba dibatalkan secara sepihak oleh pelanggan.
Driver Mengaku Sempat Mengonfirmasi Pelanggan
Merasa yakin bahwa orang yang berdiri seorang diri di lokasi tersebut merupakan pemesannya, driver kemudian mencoba melakukan konfirmasi secara baik-baik. Akan tetapi, respons yang diterima justru membuatnya kecewa.
“Saya tanya baik-baik, tapi dia menolak dan tidak mengaku. Alasannya pesan Grab Mobil, padahal di aplikasi saya jelas-jelas namanya sama, tujuannya sama, dan lokasinya sama persis,” tulis narasi dalam unggahan itu.
Tak hanya itu, pelanggan yang sama juga diduga kembali memesan menggunakan akun serupa dengan mengganti jenis layanan setelah pembatalan dilakukan. Hal tersebut memunculkan dugaan bahwa driver sengaja dipermainkan meski sudah datang lebih awal ke lokasi.
Driver Ojol: Kami Cari Nafkah, Bukan Cari Masalah
Melalui unggahan tersebut, komunitas driver ojol Jepara turut menyampaikan pesan terbuka kepada masyarakat agar lebih menghargai para pengemudi transportasi online yang bekerja sejak dini hari demi memenuhi kebutuhan keluarga.
Beberapa poin yang disampaikan antara lain:
Menghargai waktu dan tenaga driver yang rela bekerja saat subuh dalam kondisi dingin dan lelah.
Menjunjung kejujuran ketika ingin membatalkan pesanan atau mengganti layanan.
Tidak menjadikan driver ojol sebagai sasaran candaan atau tindakan iseng yang merugikan.
Mereka menegaskan bahwa para driver ojol juga manusia biasa yang memiliki hati, tanggung jawab, dan perjuangan hidup.
Warga Jepara Beri Simpati
Unggahan tersebut pun menuai beragam respons dari masyarakat. Banyak warga Jepara menyayangkan tindakan pelanggan tersebut, terlebih lokasi kejadian berada di area masjid yang identik dengan nilai kejujuran dan saling menghormati.
“Kejujuran itu mahal harganya. Jangan sampai hilang cuma gara-gara hal sepele seperti ini,” tulis salah satu pesan dalam unggahan tersebut.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar lebih bijak dalam menggunakan layanan transportasi online serta menjaga etika terhadap sesama pencari nafkah.
Mari bersama membangun budaya saling menghargai di Kota Ukir agar kejadian serupa tidak kembali terulang.
(ZI/YA)


Posting Komentar