Business-With-Us-20251204-185150-0000

Disdik Jateng Bangun SLB di Jepara Tahun Ini, Kecamatan yang Belum Punya SMA/SMK Diminta Ajukan Lahan untuk Bangun Sekolah

Daftar Isi


SEMARANG – Dinas Pendidikan Jawa Tengah (Disdik Jateng) terus mendorong pemerataan akses pendidikan di berbagai daerah, termasuk di Kabupaten Jepara. Tahun 2026 ini, pemerintah provinsi memastikan pembangunan Sekolah Luar Biasa (SLB) baru di Jepara sebagai bagian dari penguatan layanan pendidikan inklusif bagi anak berkebutuhan khusus.


Selain pembangunan SLB, Disdik Jateng juga meminta kecamatan-kecamatan yang hingga kini belum memiliki SMA maupun SMK negeri untuk segera mengajukan lahan sebagai lokasi pembangunan sekolah baru.


Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Dinas Pendidikan Jawa Tengah, Sunarto, menyebut masih terdapat puluhan kecamatan di Jawa Tengah yang masuk kategori blankspot pendidikan tingkat menengah karena belum memiliki SMA atau SMK negeri. 


“Daerah yang belum memiliki SMA maupun SMK dipersilakan mengusulkan lahan agar bisa dipertimbangkan untuk pembangunan sekolah baru,” ujarnya dalam keterangannya di Semarang. 


Di Kabupaten Jepara sendiri, kebutuhan pemerataan akses pendidikan masih menjadi perhatian, terutama untuk wilayah terpencil dan kepulauan. Disdik Jateng sebelumnya juga membuka jalur domisili khusus bagi siswa dari Karimunjawa agar dapat melanjutkan pendidikan SMA di daratan Jepara. 


Pembangunan SLB di Jepara tahun ini diharapkan mampu memperluas akses pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus yang selama ini masih menghadapi keterbatasan fasilitas pendidikan khusus.


Langkah tersebut juga menjadi bagian dari upaya Pemprov Jawa Tengah meningkatkan kualitas pendidikan inklusif dan memperluas pemerataan layanan pendidikan menengah di seluruh wilayah provinsi.


Sementara itu, Disdik Jateng juga tengah mempersiapkan pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 untuk jenjang SMA, SMK, dan SLB negeri yang dijadwalkan mulai dibuka pada Juni mendatang secara daring. 

Posting Komentar

Business-With-Us-1