Business-With-Us-20251204-185150-0000

Haul K.H. Abdul Wahid & Hj. Ruchoyah di Sekuro Jepara, Perkuat Spiritualitas dan Ukhuwah Umat

Daftar Isi


Zonaintiem.com, Jepara – Masyarakat Desa Sekuro, Kecamatan Mlonggo, Kabupaten Jepara, malam ini, Jumat (3/4/2026), akan menggelar acara Haul K.H. Abdul Wahid dan Hj. Ruchoyah, tokoh mursyid Tarekat Kholidiyah Naqsyabandiyah. Peringatan ini memasuki haul ke-25 untuk K.H. Abdul Wahid dan ke-23 untuk Hj. Ruchoyah.


Acara sakral ini juga dirangkai dengan doa bersama untuk para pendiri Masjid Jami’ Raudhatul Falah Sekuro, yakni Kyai Mariadi Maladi dan Kyai Ahmad Waridin, yang dikenal sebagai tokoh penting dalam sejarah berdirinya pusat ibadah dan dakwah di wilayah tersebut.


Kegiatan haul akan dipusatkan di depan Pondok Pesantren Yambu’ul Qur’an RT 04/01 Sekuro, yang selama ini menjadi salah satu pusat pendidikan Al-Qur’an sekaligus pengembangan ajaran tarekat di Jepara.


Dalam rangkaian acara, panitia menghadirkan Ustadz Itqonul Khamilin, Lc. dari Mayong sebagai penceramah utama. Sementara pembacaan doa akan dipimpin oleh KH. M. Ulil Albab Arwani, pengasuh Pondok Pesantren Yambu’ul Qur’an dari Kudus.


Momentum Mengingat Jasa Ulama


Haul ini bukan sekadar agenda tahunan, melainkan bentuk penghormatan kepada para ulama yang telah berjasa dalam membimbing umat. K.H. Abdul Wahid dikenal sebagai mursyid yang menekankan pentingnya dzikir, istiqamah, serta penguatan spiritual melalui Tarekat Kholidiyah Naqsyabandiyah.


Selain itu, doa bersama untuk Kyai Mariadi Maladi dan Kyai Ahmad Waridin menjadi simbol penghargaan atas dedikasi mereka dalam mendirikan Masjid Jami’ Raudhatul Falah, yang hingga kini menjadi pusat kegiatan keagamaan masyarakat Sekuro.


Pererat Ukhuwah dan Lestarikan Tradisi


Dengan dihadiri para ulama, santri, dan masyarakat umum, acara haul ini diharapkan mampu mempererat ukhuwah Islamiyah. Tidak hanya itu, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk menghidupkan kembali semangat perjuangan para pendiri pesantren dan masjid.


Generasi muda pun diharapkan dapat mengambil hikmah dari kegiatan ini, khususnya dalam menjaga tradisi keilmuan Islam serta memperkuat spiritualitas di tengah perkembangan zaman.


Malam ini, suasana Sekuro diprediksi akan dipenuhi lantunan doa, dzikir, dan tausiyah yang menggugah hati, sekaligus mengingatkan pentingnya menjaga warisan ulama dan melanjutkan perjuangan mereka dalam membimbing umat menuju jalan Allah.

(ZI/YA ) / Penulis : Budi

Posting Komentar

Business-With-Us-1