Business-With-Us-20251204-185150-0000

1.100 Pesilat Ramaikan Bupati Cup Jepara 2026, Ajang Pembinaan dan Pelestarian Budaya

Daftar Isi



Jepara – Sebanyak 1.100 pesilat dari berbagai kategori ambil bagian dalam Kejuaraan Pencak Silat Bupati Cup Kabupaten Jepara yang digelar selama tiga hari, Sabtu hingga Senin (18–20 April 2026), di Gedung Wanita Jepara.

Para peserta berasal dari berbagai perguruan silat di Jepara dan daerah sekitarnya. Menariknya, kejuaraan tahun ini didominasi oleh pesilat perempuan, menandakan meningkatnya minat kaum perempuan terhadap olahraga bela diri tradisional tersebut.

Ketua Umum IPSI Kabupaten Jepara, Arizal Wahyu Hidayat, menegaskan bahwa ajang ini bukan sekadar kompetisi, melainkan bagian dari upaya menjaga warisan budaya bangsa.

“Ini bukan hanya turnamen, tapi bagian dari menjaga warisan budaya. Kami juga menjunjung profesionalitas agar kegiatan berjalan baik dari awal hingga akhir,” ujarnya di sela kegiatan.

Ia menambahkan, pihaknya bersama pemerintah daerah berkomitmen untuk terus memajukan pencak silat di Jepara, termasuk dengan meningkatkan kualitas penyelenggaraan kejuaraan.

Menurut Arizal, atlet pencak silat Jepara memiliki potensi yang kompetitif. Oleh karena itu, event seperti Bupati Cup akan terus digelar guna memacu prestasi atlet lokal.

Sementara itu, Bupati Jepara, Witiarso Utomo, mengaku bangga atas antusiasme peserta, khususnya dari kalangan usia dini hingga remaja.

“Terlihat anak-anak sangat semangat. Mudah-mudahan dari sini lahir bibit-bibit pesilat yang luar biasa. Bupati Cup ini akan terus dilaksanakan hingga akhir masa jabatan,” ujar Bupati yang akrab disapa Wiwit.

Dari total peserta, terdiri atas 400 atlet usia dini, 350 pra-remaja, dan 350 remaja. Wiwit menyebut jumlah tersebut sebagai investasi besar bagi masa depan olahraga sekaligus pembentukan karakter generasi muda di Jepara.

Ia juga menyoroti tingginya partisipasi perempuan dalam kejuaraan ini sebagai sinyal positif berkembangnya pencak silat di berbagai kalangan.

“Ini menjadi sinyal kuat bahwa pencak silat sudah mendapatkan tempat di hati anak-anak Jepara. Tidak hanya laki-laki, perempuan juga turut mendominasi,” jelasnya.

Ke depan, Pemerintah Kabupaten Jepara menargetkan penyelenggaraan kejuaraan tingkat nasional, bahkan merencanakan agenda rutin dua kali dalam setahun guna meningkatkan kualitas atlet sekaligus menggerakkan perekonomian daerah.

Sebagai bentuk dukungan nyata, Bupati Jepara turut menyerahkan bantuan peralatan pencak silat kepada 15 perguruan silat di wilayah tersebut. (ZI/YA)

Posting Komentar

Business-With-Us-1