Business-With-Us-20251204-185150-0000

Bupati Rejang Lebong Terjaring OTT KPK, Diduga Terkait Fee Proyek PUPR

Daftar Isi



JAKARTA, ZONAINTIEM.COM – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjaring Bupati Rejang Lebong Muhammad Fikri Thobari dalam operasi tangkap tangan (OTT) yang diduga berkaitan dengan praktik pemberian fee proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari pemberitaan Antara, tim KPK melakukan pemantauan terhadap aktivitas Bupati Rejang Lebong pada Senin (9/3/2026) pagi di wilayah Kabupaten Bengkulu Selatan saat menghadiri kegiatan internal.

Setelah melakukan pemantauan, tim penyidik KPK bergerak menuju kediaman pribadi bupati yang berada di Jalan Hibrida, Kelurahan Sidomulyo, Kecamatan Gading Cempaka, Kota Bengkulu. Di lokasi tersebut, petugas melakukan penindakan sekaligus penggeledahan.

Dalam penggeledahan itu, turut ditemukan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Rejang Lebong, Hary Eko Purnomo.

Selanjutnya, tim KPK membawa sejumlah pihak ke Mapolresta Bengkulu untuk menjalani pemeriksaan awal sekitar pukul 18.00 WIB.

Selain mengamankan sejumlah orang, KPK juga menyita beberapa barang bukti berupa unit telepon seluler serta sejumlah uang yang diduga berasal dari kontraktor dan berkaitan dengan proyek di lingkungan pemerintah daerah.

Kapolres Kepahiang AKBP Yuriko Fernanda membenarkan bahwa tim KPK sempat menggunakan fasilitas Mapolres Kepahiang sebagai tempat pemeriksaan.

“Sebagai tempat saja (pemeriksaan yang dilakukan KPK), ada penggunaan tempat, dipinjam sejak pukul 23.00 WIB,” ujarnya.

Setelah pemeriksaan awal selesai dilakukan, KPK kemudian membawa Bupati Rejang Lebong bersama tujuh orang lainnya ke Jakarta pada Selasa (10/3/2026) pagi untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Sebelumnya, Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto juga telah mengonfirmasi penangkapan Muhammad Fikri Thobari dalam operasi tangkap tangan tersebut.

“Benar, Bupati Rejang Lebong,” kata Fitroh dalam keterangan kepada Antara, Selasa (10/3).

Sementara itu, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyebutkan bahwa dalam kegiatan tangkap tangan tersebut penyidik mengamankan sejumlah pihak yang diduga berkaitan dengan kasus yang sedang didalami.

KPK masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap para pihak yang diamankan guna menentukan status hukum serta mengungkap konstruksi perkara dugaan korupsi tersebut.

(ZI/YA)

Posting Komentar

Business-With-Us-1