Juan Cortes Jadi Head Coach Persijap Jepara Musim 2026/2027, Ini Riwayat Pelatih asal Spanyol
JEPARA, Zonaintiem.com – Persijap Jepara resmi memiliki nakhoda baru untuk menghadapi kompetisi BRI Super League 2026/2027. Klub berjuluk Laskar Kalinyamat tersebut menunjuk pelatih asal Spanyol, Juan Cortes, sebagai Head Coach.
Kepastian tersebut dikonfirmasi oleh I.League pada 16 Agustus 2026. Dalam laporan resminya, Persijap disebut menunjuk Juan Cortes untuk memimpin tim pada musim baru dan akan bekerja bersama Mario Lemos yang dipercaya sebagai Direktur Teknik.
Pengumuman Persijap sebelumnya juga disampaikan melalui akun Instagram resmi klub pada Sabtu malam, 15 Agustus 2026, dengan pesan bahwa Juan Cortes menjadi pelatih kepala baru Persijap Jepara.
Siapa Juan Cortes?
Juan Cortes Diéguez merupakan pelatih berkebangsaan Spanyol yang lahir di Jaén, Spanyol, pada 5 November 1983. Kini berusia 42 tahun, Cortes memiliki pengalaman menangani klub di sejumlah negara serta pernah terlibat dalam struktur kepelatihan tim nasional. Ia juga memiliki lisensi kepelatihan UEFA Pro.
Karier kepelatihan Cortes terbilang cukup internasional. Ia pernah bekerja di Spanyol dan kemudian melanjutkan perjalanan kariernya ke Asia serta Amerika Tengah dan Amerika Selatan.
Salah satu pengalaman awalnya di luar Spanyol datang ketika ia menangani Pattaya United di Thailand pada periode 2014/2015. Setelah itu, Cortes menjalani perjalanan panjang di sejumlah klub Amerika Tengah.
Pernah Menangani Alianza FC
Nama Juan Cortes semakin dikenal di sepak bola Amerika Tengah ketika menangani Alianza FC di El Salvador pada 2020.
Catatan Cortes bersama Alianza cukup menarik. Berdasarkan laporan media Spanyol El Deporte de Jaén, ia mencatat 10 kemenangan dari 14 pertandingan sebelum masa kerjanya berakhir pada Desember 2020.
Setelah itu, ia melanjutkan karier ke Isidro Metapán sebelum kemudian hijrah ke Nicaragua untuk menangani Managua FC.
Di Managua, Cortes kembali menunjukkan kemampuannya membangun tim. Ia bahkan mendapatkan perpanjangan kontrak setelah membawa Managua lolos hingga semifinal Liga Apertura.
Berpetualang di Guatemala dan El Salvador
Perjalanan Cortes berlanjut ke Guatemala. Pada September 2022, ia ditunjuk sebagai pelatih Santa Lucía Cotzumalguapa. ESPN mencatat Cortes didatangkan untuk membantu klub tersebut memperbaiki perjalanan mereka di kompetisi Apertura 2022.
Pada 2023, Cortes kembali ke El Salvador untuk menangani Platense. Ia ditunjuk pada akhir Maret 2023 dan melanjutkan kiprahnya di kompetisi sepak bola negara tersebut.
Namun pengalaman paling menarik datang ketika Cortes dipercaya menangani Timnas El Salvador U-20.
Pernah Menjadi Pelatih Timnas El Salvador U-20
Pada Januari 2024, Juan Cortes ditunjuk sebagai pelatih Timnas El Salvador U-20. Ia juga masuk dalam struktur tim nasional senior sebagai bagian dari staf kepelatihan. Media Spanyol AS menyebut Cortes mendapatkan tanggung jawab untuk mengembangkan tim muda El Salvador dan membawa mereka bersaing di level CONCACAF.
Cortes kemudian memimpin El Salvador U-20 pada Kejuaraan U-20 CONCACAF 2024. Federasi sepak bola El Salvador mencantumkan Cortes sebagai pelatih kepala dalam skuad resmi turnamen tersebut.
Perjalanannya bersama El Salvador berakhir pada September 2024. EFE melaporkan Cortes meninggalkan posisi sebagai pelatih U-20 sekaligus bagian dari staf tim nasional setelah dua turnamen yang dijalaninya, meskipun El Salvador gagal mengamankan tiket ke Piala Dunia U-20.
Kembali ke Nicaragua, Lalu Menyeberang ke Amerika Selatan
Setelah meninggalkan El Salvador, Cortes kembali ke Nicaragua pada awal 2025. Ia ditunjuk menangani Indígenas de Matagalpa, klub yang sebelumnya tampil sebagai runner-up Copa Nicaragua.
AS melaporkan Cortes memilih proyek Matagalpa setelah sebelumnya mendapatkan sejumlah opsi dari klub di Bolivia, Ekuador, dan Peru.
Perjalanan internasionalnya kemudian berlanjut ke Amerika Selatan. Pada akhir 2025, Cortes sempat menangani Real Tomayapo di Bolivia. Setelah itu ia melanjutkan perjalanan ke CSKA Pamir Dushanbe di Tajikistan pada Januari 2026.
Ia kemudian kembali ke Bolivia untuk menangani San Antonio Bulo Bulo pada Maret 2026. Data karier pelatih mencatat Cortes menangani klub tersebut pada 2026 sebelum meninggalkan posisi tersebut.
Kini Membawa Pengalaman Internasional ke Jepara
Kedatangan Juan Cortes membuat Persijap memiliki pelatih dengan pengalaman yang cukup panjang di berbagai lingkungan sepak bola.
I.League mencatat Cortes memiliki pengalaman di berbagai klub lintas benua dan pada musim sebelumnya menangani klub kasta tertinggi di Tajikistan serta Bolivia.
Menariknya, Cortes tidak bekerja sendirian. Persijap menempatkan Mario Lemos sebagai Direktur Teknik, sehingga klub kini memiliki kombinasi dua pelatih asing dengan pengalaman berbeda.
Cortes membawa pengalaman internasional dan lisensi UEFA Pro, sedangkan Lemos sudah lebih dahulu memahami karakter sepak bola Indonesia serta Persijap setelah menangani klub tersebut pada musim 2025/2026.
Tantangan Besar di Persijap
Tantangan pertama Cortes tentu tidak ringan. Persijap baru saja menyelesaikan musim 2025/2026 dengan berada di peringkat ke-13 dari 18 peserta.
Dari 34 pertandingan, Persijap mencatat 9 kemenangan, 9 hasil imbang dan 16 kekalahan, mengoleksi 36 poin. Laskar Kalinyamat juga mencetak 31 gol dan kebobolan 45 gol sepanjang musim.
Karena itu, kombinasi Juan Cortes dan Mario Lemos diharapkan mampu membawa perubahan positif. Cortes akan bertanggung jawab sebagai Head Coach, sementara Lemos berperan dalam aspek teknis klub.
Bagi Persijap dan masyarakat Jepara, kedatangan Cortes menjadi babak baru setelah klub berhasil mempertahankan tempatnya di kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
Musim Super League 2026/2027 pun akan menjadi panggung pertama bagi Juan Cortes untuk membuktikan kapasitasnya di sepak bola Indonesia.
Sumber: I.League, AS, EFE, Transfermarkt, serta arsip media klub dan federasi terkait.

Posting Komentar