Lansia Asal Demak Tewas dalam Kecelakaan Motor dan Truk di Depan Pasar Pecangaan Jepara
JEPARA — Kecelakaan lalu lintas maut kembali terjadi di jalur utama Jepara–Kudus. Seorang lansia asal Kabupaten Demak meninggal dunia setelah sepeda motor yang ditumpanginya terlibat tabrakan dengan truk tractor head di depan Pasar Pecangaan, Desa Pecangaan Kulon, Kecamatan Pecangaan, Kabupaten Jepara, Selasa (30/6/2026).
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 10.45 WIB dan sempat menyebabkan arus lalu lintas di kawasan pasar tersendat.
Berdasarkan informasi awal dari Satlantas Polres Jepara, kecelakaan bermula saat sepeda motor Honda Vario bernomor polisi H 5293 AEE melaju dari arah Kudus menuju Jepara atau dari timur ke barat.
Sepeda motor tersebut dikendarai Ahmad Dalhar (60) dengan membonceng Al Fatihatus Sholehah (56). Keduanya diketahui merupakan warga Desa Klitih RT 05/RW 01, Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Demak.
Sesampainya di lokasi kejadian, kendaraan korban diduga berjalan terlalu ke sisi kanan jalan. Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan melaju truk Isuzu Tractor Head bernomor polisi H 8176 OW yang dikemudikan Aldo Agita (30), warga Desa Bango, Demak.
Karena jarak kedua kendaraan sudah terlalu dekat, tabrakan tidak dapat dihindarkan dan terjadi di badan jalan sebelah kanan.
Akibat kecelakaan tersebut, Ahmad Dalhar mengalami luka berat berupa patah tulang terbuka pada kedua kaki. Korban sempat mendapatkan penanganan medis, namun akhirnya dinyatakan meninggal dunia.
Sementara itu, Al Fatihatus Sholehah mengalami patah tulang pada pergelangan kaki kanan dan saat ini masih menjalani perawatan intensif di RSUD RA Kartini Jepara.
Pengemudi truk dilaporkan selamat dan tidak mengalami luka serius.
Petugas Satlantas Polres Jepara yang menerima laporan warga langsung menuju lokasi untuk melakukan evakuasi korban, mengamankan kendaraan yang terlibat kecelakaan, serta mengatur arus lalu lintas di sekitar Pasar Pecangaan.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dan meningkatkan konsentrasi saat berkendara, khususnya ketika melintas di kawasan padat aktivitas seperti area pasar tradisional.
(Sumber: Suara Jepara)

Posting Komentar