Business-With-Us-20251204-185150-0000

Try Sutrisno Wafat di Usia 90 Tahun, Dimakamkan Secara Militer di TMP Kalibata

Daftar Isi

 


ZONAINTIEM.COM, Jakarta – Mantan Wakil Presiden ke-6 Republik Indonesia, Try Sutrisno, wafat pada usia 90 tahun di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat Gatot Soebroto (RSPAD) Jakarta, Senin (2/3/2026) pukul 06.58 WIB.


Kabar duka tersebut dikonfirmasi oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi, yang menyatakan pemerintah berdukacita sangat mendalam atas kepergian almarhum.


“Kita berdukacita sangat mendalam atas wafatnya Bapak Try Sutrisno. Pemerintah memastikan proses pemakaman beliau dilakukan dengan penghormatan resmi negara dan upacara militer,” ujar Prasetyo dalam pernyataan resminya.



---


Kronologi Meninggalnya Try Sutrisno


Kondisi kesehatan almarhum dilaporkan menurun sejak 16 Februari 2026 dan harus menjalani perawatan intensif di ruang Cardiac Intensive Care Unit (CICU) RSPAD Gatot Soebroto. Setelah mendapatkan penanganan medis selama lebih dari dua pekan, Try Sutrisno mengembuskan napas terakhir pada Senin pagi pukul 06.58 WIB.


Jenazah kemudian dimandikan dan dikafani sebelum dibawa ke rumah duka di kawasan Jalan Purwakarta, Menteng, Jakarta Pusat, untuk disemayamkan.



---


Prosesi Pemakaman Militer di TMP Kalibata


Prosesi pemakaman akan dilaksanakan di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta Selatan, dengan upacara militer resmi sebagai bentuk penghormatan bagi purnawirawan tinggi TNI dan mantan pejabat negara.


Sebelum dimakamkan, jenazah akan disalatkan di Masjid Sunda Kelapa, Jakarta Pusat. Upacara militer tersebut mencerminkan penghargaan negara atas dedikasi dan jasa almarhum selama mengabdi kepada bangsa dan negara.



---


Karier Militer dan Politik


Try Sutrisno lahir pada 15 November 1935 di Surabaya, Jawa Timur. Ia menempuh pendidikan di Akademi Militer Nasional Indonesia dan meniti karier hingga mencapai pangkat Jenderal TNI.


Dalam perjalanan kariernya, ia pernah menjabat sebagai Panglima ABRI sebelum akhirnya dipercaya menjadi Wakil Presiden ke-6 RI periode 1993–1998, mendampingi Presiden Soeharto.


Setelah purnatugas, Try Sutrisno tetap aktif memberikan pemikiran strategis terkait pertahanan, militer, dan dinamika politik nasional melalui berbagai forum dan organisasi.



---


Reaksi Pemerintah dan Publik


Wafatnya Try Sutrisno memicu gelombang ucapan belasungkawa dari pejabat negara, tokoh militer, hingga masyarakat luas. Pemerintah menekankan doa agar almarhum diampuni segala kesalahannya dan diterima amal ibadahnya.


Kepergian Try Sutrisno menjadi kehilangan besar bagi Indonesia, khususnya dalam sejarah perjalanan militer dan pemerintahan nasional. Prosesi pemakaman militer dan penghormatan resmi negara menjadi simbol pengakuan atas kontribusi panjang almarhum bagi Republik Indonesia.


zi/ya

Posting Komentar

Business-With-Us-1