Business-With-Us-20251204-185150-0000

Pria Asal Jepara Ditemukan Meninggal di Hotel Amankene Kaliwungu Kudus, Diduga Serangan Jantung

Daftar Isi


Zonaintiem.com – Kudus , Innalillahi. Seorang pria asal Kabupaten Jepara ditemukan meninggal dunia di kamar Hotel Amankene, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kudus, Jumat (27/2/2026) pagi. Korban ditemukan dalam kondisi terlentang di atas tempat tidur dengan selimut menutupi tubuhnya dan terdapat busa keluar dari hidung.


Kapolsek Kaliwungu, AKP Deni Dwi Noviandi, mengungkapkan korban diketahui bernama Legiman (47), warga Desa Bakalan, Kecamatan Kalinyamatan, Kabupaten Jepara. Korban berprofesi sebagai karyawan swasta yang bekerja sebagai juru parkir.


Peristiwa tersebut pertama kali diketahui sekitar pukul 07.00 WIB oleh seorang saksi bernama Miftahul Anwar (35). Saksi merasa curiga karena lampu kamar nomor 5 masih menyala sejak malam sebelumnya. Saat pintu diketuk, tidak ada respons dari dalam kamar.


“Karena tidak ada jawaban, saksi kemudian membuka pintu kamar yang saat itu tidak terkunci dari dalam. Korban ditemukan dalam posisi terlentang di atas tempat tidur dengan selimut menutupi tubuhnya,” ujar AKP Deni.


Saksi juga melihat adanya busa keluar dari hidung korban. Temuan tersebut kemudian dilaporkan kepada pemilik hotel dan diteruskan ke Polsek Kaliwungu sekitar pukul 09.00 WIB.


Dari hasil penelusuran petugas, korban diketahui datang seorang diri ke hotel tersebut pada Kamis (26/2/2026) sekitar pukul 19.24 WIB dengan mengendarai sepeda motor Honda Vario dan memesan kamar nomor 5. Sekitar pukul 20.13 WIB, seorang teman perempuan korban sempat masuk ke kamar dan keluar kembali pada pukul 20.47 WIB.


Petugas Polsek Kaliwungu bersama tim Inafis Polres Kudus dan dokter dari Puskesmas Kaliwungu segera mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan olah TKP dan pemeriksaan medis.


Hasil pemeriksaan medis yang dilakukan sekitar pukul 11.30 WIB menyatakan tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan atau kekerasan pada tubuh korban. Namun, ditemukan busa di hidung serta kondisi kekakuan hampir di seluruh tubuh. Dokter memperkirakan korban telah meninggal dunia lebih dari 12 jam sebelum dilakukan pemeriksaan.


“Dugaan sementara korban meninggal dunia akibat serangan jantung atau kemungkinan overdosis. Namun tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan,” jelas Kapolsek.


Pihak keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi. Setelah dibuatkan surat pernyataan penolakan autopsi, jenazah korban diserahkan kepada keluarga pada pukul 13.45 WIB untuk dimakamkan.


Hingga kini, kasus tersebut masih dalam penanganan Polsek Kaliwungu, Polres Kudus, guna proses lebih lanjut dan memastikan penyebab pasti kematian korban.


(ZI/Ya)

Posting Komentar

Business-With-Us-1