Business-With-Us-20251204-185150-0000

PBNU Instruksikan Pembacaan Qunut Nazilah di Seluruh Struktur NU, Respons Situasi Kemanusiaan Global

Daftar Isi


Zonaintiem.com, Jepara – Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mengeluarkan surat resmi tertanggal 1 Maret 2026 atau bertepatan dengan 11 Ramadhan 1447 Hijriah yang berisi instruksi kepada seluruh struktur Nahdlatul Ulama untuk kembali mengamalkan doa qunut nazilah.


Instruksi tersebut diterbitkan sebagai bentuk ikhtiar spiritual atas situasi global yang dinilai mencemaskan, termasuk konflik kemanusiaan di berbagai belahan dunia serta eskalasi serangan Israel ke Iran yang memicu kekhawatiran internasional.


Surat tersebut ditujukan kepada Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama se-Indonesia, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama se-Indonesia, Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama, pengasuh pondok pesantren di lingkungan RMI NU se-Indonesia, serta takmir masjid dan musala di lingkungan Nahdlatul Ulama se-Indonesia.


Dalam instruksi itu, PBNU menegaskan bahwa doa qunut nazilah dibaca pada rakaat terakhir setiap salat fardhu, termasuk salat Jumat. Ketentuan pelaksanaannya disebutkan tidak didahului dengan qunut Subuh. Namun apabila dibaca saat salat Subuh, maka cukup membaca qunut nazilah saja tanpa menambahkan qunut Subuh.


Seruan tersebut ditandatangani oleh Rais Aam KH Miftachul Akhyar, Katib Aam KH Akhmad Said Asrori, Ketua Umum KH Yahya Cholil Staquf, serta Sekretaris Jenderal Drs. H. Saifullah Yusuf.


PBNU menyatakan bahwa pengamalan qunut nazilah ini merupakan wujud solidaritas dan doa bersama atas tragedi kemanusiaan yang terjadi di berbagai wilayah dunia. Selain itu, doa tersebut juga dimaksudkan sebagai permohonan kepada Allah SWT agar umat dan bangsa dijauhkan dari konflik berkepanjangan serta diberikan perlindungan dan kedamaian.


Sebelumnya, ketegangan di kawasan Timur Tengah kembali meningkat setelah Israel melancarkan serangan ke sejumlah target di Iran. Aksi tersebut menuai kecaman dari berbagai negara karena dikhawatirkan dapat memperluas konflik kawasan dan berdampak terhadap stabilitas global.


(ZI/YA)

Posting Komentar

Business-With-Us-1