Business-With-Us-20251204-185150-0000

Keributan Terjadi di Karaoke Hotel Love In Jepara Saat Ramadan, Publik Soroti Penegakan Aturan Penutupan Hiburan

Daftar Isi

 


Zonaintiem.com – Jepara – Kebijakan penutupan tempat hiburan selama bulan Ramadan di Jepara menjadi sorotan publik setelah terjadi keributan di sebuah tempat karaoke yang diduga masih beroperasi.

Peristiwa tersebut dilaporkan terjadi pada Sabtu, 7 Maret 2026 sekitar pukul 17.30 WIB di tempat karaoke yang berada di Hotel Love In, Jepara. Keributan disebut melibatkan seorang pengunjung dengan pemandu karaoke atau Lady Companion (LC) hingga berujung pada dugaan tindak penganiayaan.

Usai kejadian, korban yang didampingi beberapa rekannya mendatangi kantor kepolisian sektor setempat untuk melaporkan insiden tersebut.

Saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, salah satu rekan korban berinisial D membenarkan bahwa dirinya bersama korban dan beberapa teman lainnya mendatangi Polsek Kota Jepara guna membuat laporan.

“Benar, saya bersama korban dan teman yang lainnya datang ke Polsek. Namun kami disarankan untuk melakukan visum terlebih dahulu ke rumah sakit terdekat guna melengkapi persyaratan pelaporan,” ujarnya.

Peristiwa ini kemudian memunculkan pertanyaan di tengah masyarakat, mengingat Pemerintah Kabupaten Jepara sebelumnya telah mengeluarkan surat edaran resmi Nomor 000.1.10/76 tertanggal 18 Februari 2026 yang mengatur penutupan sementara seluruh tempat hiburan malam, kafe, dan karaoke selama bulan Ramadan, terhitung sejak 1 Ramadan 1447 Hijriah.

Dalam surat tersebut ditegaskan bahwa Satuan Polisi Pamong Praja bersama camat hingga perangkat desa diminta melakukan pengawasan secara intensif. Pengawasan juga dilakukan melalui koordinasi dengan unsur Tentara Nasional Indonesia dan Kepolisian Negara Republik Indonesia guna memastikan tempat hiburan benar-benar tutup selama Ramadan.

Namun dengan adanya keributan yang terjadi di area karaoke pada siang hari di bulan Ramadan tersebut, publik mulai mempertanyakan sejauh mana kebijakan itu dijalankan di lapangan.

Tim jurnalis media yang pertama kali memberitakan insiden ini juga telah mencoba meminta klarifikasi kepada pihak manajemen Hotel Love In terkait dugaan operasional karaoke selama Ramadan serta insiden keributan yang terjadi.

Namun hingga berita ini diturunkan, pihak manajemen hotel belum memberikan keterangan resmi.

Situasi ini membuat perhatian masyarakat tertuju pada langkah pemerintah daerah dan aparat penegak aturan untuk memastikan kebijakan yang telah dikeluarkan benar-benar ditegakkan.

Bagi sebagian masyarakat, persoalan ini tidak sekadar keributan di ruang karaoke, melainkan juga menyangkut kredibilitas penegakan aturan pemerintah daerah di tengah suasana bulan suci Ramadan.

Posting Komentar

Business-With-Us-1