Business-With-Us-20251204-185150-0000

Viral Emak-Emak Diduga Curi Susu di Rama Swalayan Mlonggo Jepara, Polisi Lakukan Penyelidikan

Daftar Isi

 


Zonaintiem.com, Jepara – Masyarakat Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, digegerkan dengan beredarnya video yang memperlihatkan dua perempuan diduga melakukan aksi pencurian susu di Rama Swalayan, Desa Sekuro, Kecamatan Mlonggo.


Video rekaman CCTV berdurasi 44 detik tersebut viral di media sosial dan memicu berbagai tanggapan dari warganet. Dalam tayangan itu, terlihat dua perempuan berada di salah satu sudut swalayan dengan membawa keranjang belanja.


Satu perempuan mengenakan daster warna ungu dan berjilbab hitam tanpa masker. Sementara rekannya mengenakan kaos lengan panjang warna hijau, celana panjang hitam, berjilbab gelap, serta memakai masker.


Berdasarkan rekaman CCTV, keduanya sempat berpura-pura berbelanja. Saat berada di area rak susu, mereka mengambil satu pack susu kotak yang sebelumnya dimasukkan ke dalam keranjang. Dalam hitungan detik, susu tersebut diduga disembunyikan ke dalam daster dengan cara dijepit di bagian selangkangan.


Usai melakukan aksinya, keduanya tidak langsung meninggalkan lokasi. Mereka tampak berkeliling di beberapa etalase sebelum akhirnya menuju kasir tanpa melaporkan barang yang diduga telah disembunyikan.


Saat dikonfirmasi, Kapolsek Mlonggo Iptu Tambar membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ia menyebut aksi pencurian itu terjadi pada Jumat (27/2/2026) sekitar pukul 11.00 WIB.


“Peristiwa itu diketahui sekitar 2,5 jam setelah kejadian. Salah satu karyawan mendapati rak susu dalam kondisi kosong. Setelah dicek data penjualan, ternyata tidak ada transaksi susu pada waktu tersebut,” ujar Iptu Tambar, Sabtu (28/2/2026).


Karyawan kemudian bersama petugas keamanan memeriksa rekaman CCTV. Dari hasil pengecekan, terlihat dua perempuan mengambil sejumlah susu dari rak dan memasukkannya ke dalam pakaian.


Berdasarkan pendataan pihak swalayan, barang yang hilang meliputi satu bungkus susu merek Diabetasol Vanilla 570 gram, empat bungkus Diabetasol Cappuccino 570 gram, lima bungkus BMT Gold 390 gram, serta tiga bungkus Diabetasol Cho 570 gram.


“Total kerugian diperkirakan kurang lebih Rp 1,5 juta,” jelasnya.


Saat ini, pihak Rama Swalayan telah melaporkan kejadian tersebut ke kepolisian. Polsek Mlonggo masih melakukan penyelidikan guna mengungkap identitas serta keberadaan terduga pelaku.


Polisi juga mengimbau masyarakat untuk tidak berspekulasi berlebihan serta menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus ini kepada aparat penegak hukum.


(Zi/ya)

Posting Komentar

Business-With-Us-1