Business-With-Us-20251204-185150-0000

Suami Anggota DPRD Jateng Ditembak OTK di Pekalongan, Polisi Selidiki Dugaan Teror

Daftar Isi


Pekalongan – Zonaintiem.com.

DPRD Jawa Tengah kembali menjadi sorotan publik setelah suami salah satu anggotanya menjadi sasaran tembak oleh orang tak dikenal (OTK). Insiden penembakan itu terjadi di Dukuh Cap Gawen, Kelurahan Kedungwuni Timur, Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, pada Sabtu malam (14/2/2026).


Peristiwa mengejutkan tersebut dialami Amat (nama panggilan), saat tengah duduk di teras rumahnya bersama sejumlah tamu sekitar pukul 21.10 WIB. Beruntung, tembakan yang dilepaskan pelaku meleset sehingga tidak menimbulkan korban jiwa.


Amat diketahui merupakan aktivis masyarakat sekaligus suami dari Hj. Nur Fatwah, anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah dari Komisi A Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Fakta ini membuat insiden tersebut langsung menyita perhatian warga dan aparat penegak hukum.


Kronologi Mencekam di Teras Rumah

Menurut penuturan Amat, dirinya baru tiba di rumah sekitar pukul 20.30 WIB dan menerima beberapa tamu, termasuk seorang kepala desa. Situasi awal berlangsung normal hingga sebuah sepeda motor tiba-tiba berhenti di depan rumah.


Pengendara sepeda motor yang mengenakan helm dan masker tersebut terlihat mencurigakan. Tanpa banyak gerakan, pelaku langsung menoleh ke arah teras dan melepaskan satu kali tembakan.


“Orangnya langsung nengok sambil menembak. Arah tembakannya ke saya, tapi meleset,” ujar Amat.


Ia memperkirakan jarak tembakan sekitar 10 meter. Usai melepaskan tembakan, pelaku langsung melarikan diri sebelum sempat dikenali lebih jelas oleh para saksi.


Ciri-ciri Pelaku dan Kendaraan

Berdasarkan keterangan korban dan saksi, pelaku diperkirakan memiliki tinggi sekitar 170 sentimeter dengan postur tubuh sedang. Ia mengendarai sepeda motor matik jenis Vario berwarna hitam.


Yang menambah kecurigaan, pelat nomor kendaraan pelaku ditutup menggunakan kantong plastik kresek, diduga untuk mengaburkan identitas kendaraan.


Amat mengaku sempat berniat mengejar pelaku, namun mengurungkan niat tersebut demi keselamatan.


“Saya tangan kosong, sementara dia membawa pistol. Jadi saya tidak berani mengejar,” katanya.


Polisi Amankan Proyektil dan Rekaman CCTV

Usai menerima laporan, aparat kepolisian segera mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Sejumlah barang bukti berhasil diamankan, termasuk proyektil peluru serta rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar rumah korban.


Kapolres Pekalongan menyampaikan bahwa hasil awal olah TKP mengindikasikan tembakan mengarah ke bagian atas rumah dan kuat dugaan merupakan bentuk teror. Namun, motif pasti masih dalam penyelidikan lebih lanjut.


Penyelidikan kasus ini melibatkan jajaran Polres Pekalongan bersama Polda Jawa Tengah guna mengungkap identitas pelaku dan latar belakang aksi tersebut.


Motif Masih Misterius

Hingga saat ini, Amat mengaku tidak memiliki konflik pribadi yang berpotensi memicu aksi kekerasan. Namun, ia menyebut sedang aktif mendampingi sebuah kasus dugaan yang melibatkan seorang pedagang dan tengah berproses di tingkat Polda Jawa Tengah.


Apakah aktivitas tersebut berkaitan dengan insiden penembakan, polisi belum dapat memastikan.


“Kalau dipastikan ada kaitannya atau tidak, saya belum bisa menyimpulkan,” ujar Amat.


Warga Resah, Penyelidikan Berlanjut

Insiden ini menimbulkan keresahan di tengah masyarakat sekitar, mengingat lokasi kejadian dikenal sebagai kawasan yang relatif aman dan jarang terjadi tindak kriminal bersenjata.


Garis polisi sempat dipasang di sekitar rumah korban, sementara aparat terus memeriksa saksi dan menelusuri rekaman CCTV di lingkungan sekitar.


Hingga berita ini diturunkan, pelaku penembakan masih dalam pencarian intensif. Polisi menegaskan akan mengusut tuntas kasus ini dan memastikan keamanan masyarakat tetap terjaga.


(ZI/YA)

Posting Komentar

Business-With-Us-1