Polisi Gandeng APSIFOR, 11 Saksi Diperiksa dalam Misteri Kematian Axsyal Rendy di Jepara
Zonaintiem.com, Jepara — Misteri kematian seorang pria muda bernama Axsyal Rendy Saputra (24) yang ditemukan meninggal dunia di Dukuh Sekuping, Desa Tubanan, Kabupaten Jepara, masih menjadi perhatian publik. Untuk memperkuat proses penyidikan, kepolisian menggandeng APSIFOR (Asosiasi Psikologi Forensik Indonesia) guna melakukan pendalaman dari sisi psikologi forensik.
Langkah tersebut diambil sebagai bagian dari upaya mengungkap peristiwa kematian korban secara menyeluruh. Penyidikan tidak hanya difokuskan pada bukti fisik dan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), tetapi juga mencakup penelusuran kondisi psikologis, perilaku, serta aktivitas korban sebelum ditemukan meninggal dunia.
Pendampingan psikologi forensik dilakukan melalui kerja sama dengan Polres Jepara yang hingga kini masih melakukan penyelidikan secara intensif. Tim APSIFOR diturunkan untuk menggali informasi psikologis melalui wawancara mendalam terhadap pihak-pihak yang dinilai memiliki kedekatan dengan korban.
Kapolsek Kembang Iptu Heru Setyawan saat dikonfirmasi menjelaskan bahwa hingga saat ini tim APSIFOR telah memeriksa dan meminta keterangan dari 11 orang saksi. Para saksi tersebut berasal dari lingkungan keluarga, pertemanan, serta pihak-pihak yang diketahui memiliki interaksi langsung dengan korban sebelum peristiwa terjadi.
“Pemeriksaan dilakukan oleh tim dari APSIFOR untuk mengetahui perilaku, kebiasaan, serta kondisi psikologis korban sebelum meninggal dunia. Sampai saat ini, total ada 11 orang saksi yang telah dimintai keterangan,” ujar Iptu Heru Setyawan, Kamis (6/2/2026).
Ia menambahkan, keterangan para saksi menjadi bagian penting dalam penyidikan, khususnya untuk membantu penyidik memahami kemungkinan adanya tekanan psikologis, konflik personal, atau permasalahan lain yang dialami korban. Seluruh data yang dihimpun akan dianalisis secara komprehensif dan disinkronkan dengan temuan penyelidikan di lapangan.
Menurut pihak kepolisian, pendekatan psikologi forensik memiliki peran strategis dalam penanganan kasus-kasus kematian yang masih memerlukan pendalaman. Melalui analisis psikologis, penyidik dapat memperoleh gambaran lebih jelas mengenai kondisi mental korban, pola perilaku, hingga dinamika sosial yang melingkupinya sebelum peristiwa kematian terjadi.
Sebelumnya, Humas Polres Jepara Ipda Eko Kasisudi juga menyampaikan bahwa pendampingan APSIFOR dilakukan dengan metode ilmiah dan profesional. Wawancara mendalam menjadi salah satu teknik utama yang digunakan untuk menggali informasi psikologis secara objektif dan terukur.
Kasus penemuan mayat Axsyal Rendy Saputra sempat menghebohkan warga setempat dan menyita perhatian publik setelah informasi serta foto lokasi kejadian tersebar luas di media sosial. Viralitas tersebut memunculkan berbagai spekulasi di tengah masyarakat terkait penyebab kematian korban.
Menanggapi hal tersebut, kepolisian menegaskan pentingnya menjaga situasi tetap kondusif dan mengimbau masyarakat agar tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. Publik diminta mempercayakan sepenuhnya proses pengungkapan kasus kepada aparat penegak hukum.
“Penyidikan masih berjalan. Kami mengimbau masyarakat untuk bersabar dan tidak menarik kesimpulan sendiri sebelum ada hasil resmi dari kepolisian,” tambah Kapolsek Kembang.
Pendalaman oleh tim APSIFOR diharapkan dapat melengkapi alat bukti lain yang telah dikumpulkan penyidik, termasuk hasil pemeriksaan TKP, keterangan saksi, serta temuan medis. Sinergi antara penyidik kepolisian dan psikolog forensik diyakini mampu membuka tabir peristiwa secara lebih objektif dan akurat.
Keterlibatan APSIFOR dalam kasus ini juga menunjukkan komitmen kepolisian dalam menangani perkara-perkara sensitif secara profesional dan berbasis keilmuan. Pendekatan multidisipliner dinilai penting untuk memastikan proses hukum berjalan adil, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Hingga kini, penyidik masih terus mendalami seluruh informasi dan keterangan yang telah diperoleh. Kepolisian belum menyimpulkan penyebab pasti kematian korban dan memastikan setiap perkembangan akan disampaikan kepada publik secara resmi sesuai hasil penyidikan.
Dengan pemeriksaan terhadap 11 saksi oleh tim APSIFOR, diharapkan misteri kematian Axsyal Rendy Saputra dapat segera terungkap. Aparat kepolisian menegaskan komitmennya untuk menuntaskan kasus ini secara profesional demi memberikan kepastian hukum bagi keluarga korban serta menjawab rasa ingin tahu masyarakat.
Sebagai informasi, APSIFOR merupakan organisasi profesi yang mewadahi para psikolog dengan keahlian khusus di bidang psikologi forensik, yang berperan membantu proses penegakan hukum melalui pendekatan ilmiah dan objektif.
(ZI/YA)



Posting Komentar