Business-With-Us-20251204-185150-0000

Kecelakaan Truk Tronton di Demak Hari Ini: Pengendara Motor Tewas Terlindas di Jalur Semarang–Kudus

Daftar Isi



Zonaintiem.com – Demak – Kecelakaan truk tronton di Demak kembali menyita perhatian warga setelah insiden tragis terjadi di jalur padat Jalan Raya Semarang–Kudus, Selasa (17/2/2026) siang. Seorang pengendara sepeda motor meninggal dunia di lokasi kejadian usai terjatuh dan terlindas kendaraan berat yang melaju searah dari belakang.

Peristiwa memilukan itu terjadi di Desa Karanganyar, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Demak, sekitar pukul 12.00 WIB. Suasana jalan yang awalnya ramai mendadak mencekam ketika kecelakaan berlangsung dalam hitungan detik, membuat pengendara lain di sekitar lokasi terkejut.

Berawal Saat Korban Menyalip Kendaraan

Korban diketahui bernama Mustofa (32), warga Kendal, yang saat itu mengendarai Honda Vario 150 dari arah Kudus menuju Semarang. Berdasarkan keterangan kepolisian, korban diduga mencoba mendahului kendaraan di depannya melalui jalur kanan.

Namun nahas, jarak yang tidak cukup membuat korban harus mengerem mendadak. Sepeda motor kehilangan keseimbangan dan akhirnya terjatuh ke badan jalan. Dalam situasi yang begitu cepat, korban tidak sempat menyelamatkan diri.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Demak, Ipda Muhammad Lutfil Hakim, menjelaskan bahwa kurangnya jarak aman saat mendahului menjadi salah satu faktor utama penyebab kecelakaan truk tronton Demak kali ini.

“Korban berjalan kurang hati-hati saat mendahului kendaraan di depannya. Karena jarak tidak cukup, korban mengerem mendadak dan terjatuh,” ujarnya.

Terlindas Truk dari Belakang

Detik-detik setelah korban terjatuh menjadi momen paling tragis. Dari arah belakang melaju dump truk tronton Mitsubishi bernomor polisi K-8673-OA yang dikemudikan Rupadi (42), warga Pati.

Karena jarak yang terlalu dekat serta kejadian berlangsung sangat cepat, sopir truk diduga tidak memiliki cukup waktu untuk melakukan pengereman atau menghindari korban. Akibatnya, korban terlindas roda kendaraan berat tersebut.

Korban mengalami cedera berat di bagian kepala dan dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian. Petugas yang datang segera mengevakuasi jenazah ke RS Mardi Rahayu Kudus untuk penanganan lebih lanjut.

Jalur Semarang–Kudus Kembali Makan Korban

Jalan Raya Semarang–Kudus dikenal sebagai salah satu jalur nasional paling sibuk di Jawa Tengah. Setiap hari, jalur ini dipenuhi kendaraan logistik bertonase besar yang melintas menuju berbagai daerah.

Kondisi tersebut membuat pengendara roda dua harus ekstra waspada. Warga sekitar menyebut kecelakaan serupa bukan pertama kali terjadi di titik tersebut. Kepadatan lalu lintas dan manuver mendadak sering menjadi pemicu utama insiden fatal.

“Kalau siang memang ramai truk besar. Pengendara motor harus benar-benar sabar, jangan nekat menyalip kalau tidak aman,” ujar salah satu warga sekitar lokasi.

Imbauan Polisi untuk Pengendara

Satlantas Polres Demak mengimbau seluruh pengguna jalan untuk selalu memperhatikan jarak aman, terutama saat hendak mendahului kendaraan lain. Polisi menegaskan bahwa sebagian besar kecelakaan maut terjadi akibat keputusan sepersekian detik yang kurang tepat.

Pengendara motor diminta tidak memaksakan diri menyalip jika situasi lalu lintas padat, sementara pengemudi kendaraan besar juga diharapkan menjaga jarak dan mengurangi kecepatan ketika berada di jalur ramai.

Keselamatan di jalan, kata polisi, adalah tanggung jawab bersama semua pengguna jalan.

Pelajaran Penting dari Insiden Tragis

Peristiwa kecelakaan truk tronton Demak ini menjadi pengingat nyata bahwa kecelakaan dapat terjadi kapan saja dan dalam waktu yang sangat singkat. Satu manuver yang tampak sederhana bisa berubah menjadi tragedi jika tidak disertai perhitungan matang.

Banyak pengendara motor sering merasa memiliki celah untuk menyalip kendaraan besar, padahal blind spot truk cukup luas dan sulit diantisipasi sopir dalam kondisi mendadak. Faktor ini sering kali menjadi penyebab kecelakaan fatal di jalur padat.

Dalam perjalanan, beberapa detik menahan diri mungkin terasa lambat, tetapi bisa menjadi keputusan yang menyelamatkan nyawa.

Duka Mendalam Bagi Keluarga Korban

Kabar meninggalnya korban tentu menyisakan duka mendalam bagi keluarga yang ditinggalkan. Tidak ada yang menyangka perjalanan biasa di siang hari harus berakhir dengan tragedi.

Peristiwa ini kembali mengingatkan semua pihak bahwa kehati-hatian di jalan adalah hal yang tidak bisa ditawar. Keselamatan harus selalu menjadi prioritas utama, terutama saat berbagi jalan dengan kendaraan bertonase besar.

Kecelakaan truk tronton Demak kali ini menjadi pelajaran berharga agar setiap pengguna jalan lebih bijak dalam mengambil keputusan saat berkendara. Karena di jalan raya, satu detik bisa menentukan segalanya.

(ZI/YA)

Posting Komentar

Business-With-Us-1