Business-With-Us-20251204-185150-0000

Kecelakaan KA Pandalungan vs Daihatsu Sigra di Perlintasan Medani Grobogan, 2 Warga Jepara Meninggal Dunia

Daftar Isi

 


ZONAINTIEM.COM, Grobogan – Kecelakaan maut melibatkan KA Pandalungan dan mobil Daihatsu Sigra terjadi di perlintasan sebidang Desa Medani, Kecamatan Tegowanu, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, Selasa (24/2/2026) sekitar pukul 23.05 WIB.


Insiden tragis tersebut mengakibatkan dua warga Kabupaten Jepara meninggal dunia di lokasi kejadian.


Pelaksana Tugas (Plt) Kasi Humas Polres Grobogan, Ipda Arif Suryanto, menjelaskan bahwa peristiwa bermula saat petugas perlintasan manual Desa Medani hendak menutup portal karena adanya kereta api yang melintas dari arah timur (Surabaya) menuju Jakarta.


“Ketika petugas menutup portal sisi selatan, tiba-tiba muncul mobil Daihatsu Sigra warna silver bernomor polisi AB 1266 NH yang melaju dari arah utara ke selatan. Karena jarak yang sudah sangat dekat, tabrakan tidak terhindarkan,” ujar Ipda Arif, Rabu (25/2/2026).


Benturan terjadi di KM 24 petak jalan Gubug–Tegowanu. Akibat kerasnya hantaman, mobil terpental dan terseret sejauh kurang lebih 50 meter dari titik awal tabrakan.


Dua Korban Meninggal Dunia


Dua orang yang berada di dalam mobil dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian perkara. Keduanya adalah:


Endri Prasetiyo (41), warga Desa Bantrung, Kecamatan Batealit, Jepara (pengemudi).

Hany Puji Sulistyo (34), warga Desa Pengkol, Kecamatan Jepara.


Petugas kepolisian bersama tim medis langsung melakukan evakuasi korban serta mengamankan lokasi kejadian untuk proses penyelidikan lebih lanjut.


Kerugian Materiil Capai Ratusan Juta Rupiah


Selain menimbulkan korban jiwa, kecelakaan tersebut juga menyebabkan kerugian materiil yang cukup besar. Mobil Daihatsu Sigra mengalami kerusakan parah dengan estimasi kerugian mencapai Rp 100 juta.


Sementara itu, lokomotif **KA 31 Pandalungan** bernomor CC 2061356 jurusan Surabaya–Gambir dilaporkan mengalami kerusakan pada bagian lampu kabut yang pecah. Selain itu, sempat terdengar suara kebocoran angin pada rangkaian kereta setelah insiden terjadi.


Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar selalu berhati-hati saat melintasi perlintasan sebidang, terutama pada malam hari, serta mematuhi rambu dan arahan petugas guna menghindari kejadian serupa.


Editor: ZI/YA

Posting Komentar

Business-With-Us-1