Jeff Stoutland Tinggalkan Philadelphia Eagles Setelah 13 Musim, Era Lini Ofensif Berakhir
Zonaintiem.com, Mancanegara — Salah satu pilar utama kesuksesan Philadelphia Eagles selama lebih dari satu dekade resmi berpisah dengan tim. Jeff Stoutland, pelatih lini ofensif yang sangat dihormati di NFL, mengumumkan kepergiannya dari Eagles setelah mengabdi selama 13 musim, Rabu malam waktu setempat.
Stoutland menyampaikan pesan perpisahan melalui media sosial, menandai berakhirnya era penting dalam sejarah Eagles.
“Ketika saya tiba di sini pada 2013, saya tidak tahu apa yang akan saya hadapi. Saya dengan cepat mempelajari apa yang dituntut kota ini, dan yang lebih penting, apa yang diberikannya sebagai imbalan. Tiga belas tahun terakhir adalah kehormatan terbesar dalam karier kepelatihan saya. Saya tidak hanya bekerja di sini, saya menjadi bagian dari kalian. Stout pamit,” tulisnya.
Kepergian Stoutland seiring dengan perubahan besar di tubuh staf kepelatihan Eagles. Koordinator ofensif baru, Sean Mannion, disebut akan membawa staf pilihannya sendiri. Menurut laporan NFL Network Insider Ian Rapoport, rencana awal Eagles adalah mempertahankan Stoutland dalam organisasi. Namun, ketertarikan dari beberapa tim lain terhadap jasanya membuat perpisahan tak terhindarkan, sebagaimana dilaporkan oleh Mike Garafolo.
Tak lama setelah pengumuman tersebut, manajemen Eagles merilis pernyataan resmi yang sarat apresiasi atas kontribusi Stoutland.
“Philadelphia Eagles mengucapkan terima kasih kepada Jeff Stoutland atas kontribusinya yang legendaris bagi sepak bola, baik di tingkat perguruan tinggi maupun profesional. Pengaruhnya sangat besar dalam membantu para pemain mencapai potensi terbaik mereka, termasuk banyak yang kemudian menjadi All-Pro hingga calon Hall of Fame,” tulis klub.
Dalam pernyataannya, Eagles juga menyoroti dedikasi Stoutland terhadap pengembangan pemain muda serta perannya dalam kegiatan sosial, termasuk dukungannya terhadap Eagles Autism Foundation dan berbagai inisiatif filantropi tim.
“Ia mungkin tidak lagi berdiri di pinggir lapangan bersama kami, tetapi Jeff Stoutland akan selalu menjadi bagian dari keluarga besar Eagles. Dampaknya terhadap franchise dan komunitas kami tak terukur,” lanjut pernyataan tersebut.
Stoutland (63) merupakan anggota staf Eagles yang paling lama bertugas. Selama masa pengabdiannya sejak 2013, ia berperan besar dalam membawa Eagles sembilan kali ke babak playoff, tiga kali ke Super Bowl, dan dua kali menjuarai Super Bowl, meraih dua Trofi Lombardi pertama dalam sejarah franchise.
Sebagai koordinator permainan lari sekaligus pelatih lini ofensif, Stoutland melatih tujuh pemain yang secara total terpilih 27 kali ke Pro Bowl. Sejumlah nama besar berkembang di bawah bimbingannya, termasuk Jason Kelce, Lane Johnson, Jason Peters, Brandon Brooks, Landon Dickerson, Cam Jurgens, dan Evan Mathis.
Dalam beberapa musim terakhir, lini ofensif racikan Stoutland menjadi tulang punggung strategi tush push yang terkenal. Pada musim 2024, unit tersebut juga membuka jalan bagi Saquon Barkley mencatatkan lari sejauh 2.005 yard.
Stoutland juga dikenal atas jasanya mengembangkan Jordan Mailata, mantan pemain rugby asal Australia yang tak memiliki latar belakang football. Setelah dipantau Stoutland di IMG Academy, Mailata berkembang dari pemain International Pathway Program menjadi salah satu offensive tackle terbaik di NFL.
Karier kepelatihan Stoutland dimulai di Southern Connecticut pada 1984, berlanjut ke Miami—di mana ia sempat menjadi pelatih kepala sementara pada 2010—serta Alabama sebelum akhirnya bergabung dengan Eagles, satu-satunya tim NFL yang ia bela sepanjang karier profesionalnya.
Kepergian Stoutland menandai berakhirnya satu simbol stabilitas dan kesuksesan Eagles. Setelah performa lini serang yang menurun pada musim 2025 di bawah koordinator ofensif Kevin Patullo, Philadelphia kini memasuki era baru bersama Sean Mannion, sementara salah satu arsitek kejayaan tim selama lebih dari satu dekade resmi meninggalkan panggung.
(ZI/YA)



Posting Komentar