Business-With-Us-20251204-185150-0000

Ibu 55 Tahun Terjatuh ke Sumur 15 Meter di Tahunan Jepara, Berhasil Diselamatkan Tim SAR Gabungan Is

Daftar Isi

 


Zonaintiem.com – Jepara,
Seorang ibu bernama Biyanti (55), warga Desa Petekehan Kidul, Kecamatan Tahunan, Kabupaten Jepara, berhasil diselamatkan setelah terjatuh ke dalam sumur sedalam 15 meter pada Kamis (19/2/2026) sekitar pukul 04.00 WIB. Korban selamat berkat respons cepat tim SAR gabungan yang melakukan evakuasi dramatis dalam waktu kurang lebih 30 menit.

Peristiwa terjadi saat korban hendak mengambil air untuk keperluan kamar mandi. Suasana yang masih gelap dan kondisi lantai licin diduga menjadi faktor utama kecelakaan tersebut.

Terpeleset Saat Hendak Mengambil Air

Berdasarkan keterangan warga sekitar, korban berjalan menuju sumur yang berada tidak jauh dari rumahnya. Namun nahas, pembatas sumur yang hanya setinggi sekitar 30 sentimeter membuatnya kehilangan keseimbangan.

“Masih gelap dan lantainya licin. Pembatasnya pendek, kemungkinan beliau tidak sempat berpegangan,” ujar salah satu warga di lokasi kejadian.

Sumur tersebut memiliki diameter sekitar satu meter dengan kedalaman kurang lebih 15 meter. Beruntung, ketinggian air di dalam sumur tidak penuh sehingga korban tidak tenggelam seluruhnya.

Teriakan minta tolong korban memecah keheningan dini hari dan langsung menggegerkan warga yang sebagian besar masih terlelap.

Laporan Diterima Jelang Pagi

Kejadian tersebut segera dilaporkan kepada pihak berwenang. Kepala Kantor SAR Semarang, Budiono, menyampaikan bahwa laporan diterima pada Kamis menjelang pagi.

“Kami menerima laporan menjelang pagi dan langsung mengerahkan satu tim dari Pos SAR Jepara dengan peralatan HART lengkap,” jelas Budiono.

Tim diberangkatkan sekitar pukul 05.20 WIB menuju lokasi kejadian untuk melakukan proses penyelamatan.

Evakuasi Gunakan Teknik Vertical Rescue

Setibanya di lokasi, tim SAR gabungan melakukan assessment cepat sebelum menurunkan petugas menggunakan teknik vertical rescue. Metode ini digunakan untuk penyelamatan di area vertikal seperti sumur atau jurang.

Dengan diameter sumur hanya sekitar satu meter, ruang gerak petugas sangat terbatas. Proses evakuasi dilakukan dengan penuh kehati-hatian menggunakan tali pengaman dan perlengkapan lengkap.

“Beruntung air di dalam sumur hanya setinggi dada, sehingga korban tidak tenggelam. Evakuasi berlangsung sekitar 30 menit dan korban berhasil diangkat dalam keadaan selamat dengan luka lecet ringan,” tambah Budiono.

Momen saat korban berhasil diangkat ke permukaan disambut haru dan lega oleh keluarga serta warga sekitar yang sejak awal menanti dengan cemas.

Dilarikan ke RS Kartini Jepara

Setelah dievakuasi, korban langsung mendapatkan pertolongan pertama di lokasi sebelum dibawa ke RS Kartini Jepara untuk pemeriksaan medis lebih lanjut.

Dari informasi sementara, korban hanya mengalami luka lecet dan kondisi fisiknya relatif stabil. Meski demikian, pemeriksaan lanjutan tetap dilakukan guna memastikan tidak ada cedera dalam akibat benturan saat terjatuh.

Faktor Risiko yang Perlu Diwaspadai

Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat, terutama yang masih menggunakan sumur terbuka sebagai sumber air sehari-hari. Beberapa faktor risiko yang teridentifikasi antara lain:

  • Pembatas sumur terlalu rendah

  • Lantai licin akibat embun atau air

  • Minim penerangan saat malam atau subuh

  • Tidak adanya penutup sumur permanen

Sumur dengan diameter sempit dan kedalaman puluhan meter memiliki potensi bahaya tinggi, terutama bagi lansia yang memiliki risiko keseimbangan lebih rendah.

Respons Cepat Tim SAR Tuai Apresiasi

Keberhasilan evakuasi ini tak lepas dari kesiapsiagaan tim SAR gabungan yang menggunakan peralatan HART (High Angle Rescue Technique) dan prosedur standar penyelamatan.

Warga menyampaikan apresiasi atas respons cepat yang diberikan. Dalam kondisi darurat, hitungan menit sangat menentukan keselamatan korban.

Peristiwa jatuh ke sumur bukan kali pertama terjadi di berbagai daerah. Namun tidak semua kasus berakhir selamat. Faktor kedalaman air, kondisi korban saat jatuh, serta kecepatan penanganan menjadi penentu utama.

Imbauan untuk Masyarakat

Masyarakat diimbau untuk meningkatkan aspek keselamatan di sekitar rumah dengan langkah-langkah berikut:

  • Meninggikan dinding pembatas sumur minimal 80–100 cm

  • Memasang penutup sumur yang kuat dan permanen

  • Menyediakan penerangan memadai di area sumur

  • Menggunakan alas kaki anti licin

  • Memastikan lantai sekitar tidak basah atau berlumut

Insiden di Petekehan Kidul ini menjadi pengingat bahwa kecelakaan dapat terjadi kapan saja, bahkan di lingkungan rumah sendiri.

Beruntung, Ibu Biyanti berhasil selamat dari peristiwa yang nyaris merenggut nyawanya. Tangis haru keluarga pecah saat ia kembali ke pelukan orang-orang tercinta.

Jepara kembali diingatkan: kewaspadaan dan kesiapsiagaan adalah kunci menyelamatkan nyawa.

ZI/YA

Posting Komentar

Business-With-Us-1