Business-With-Us-20251204-185150-0000

Gerakan Bersih Pantai Serentak di Jepara, Sekitar 200 Ton Sampah Berhasil Dikumpulkan

Daftar Isi

 


Zonaintiem.com, dilansir dari Murianews – Jepara
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara, Jawa Tengah, bersama berbagai elemen menggelar aksi bersih-bersih pantai secara serentak di seluruh wilayah pesisir, Jumat (6/2/2026). Hasilnya, sekitar 200 ton sampah berhasil dikumpulkan dari sejumlah pantai di Kota Ukir.

Gerakan bersih pantai tersebut melibatkan TNI, Polri, perangkat daerah, masyarakat, relawan, serta berbagai elemen lainnya. Dalam waktu kurang dari setengah hari, belasan truk sampah atau setara sekitar 200 ton berhasil diangkut dari kawasan pesisir.

Sekretaris Daerah (Sekda) Jepara, Ary Bachtiar, mengatakan aksi ini merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam menjaga kebersihan lingkungan, khususnya di kawasan pantai yang menjadi destinasi wisata unggulan di Bumi Kartini.

“Kami bersama TNI, Polri, masyarakat, relawan, dan elemen lainnya menyisir seluruh pesisir Jepara secara serentak di 16 kecamatan. Tidak hanya di pantai, tetapi juga di wilayah sekitarnya. Hasilnya, sekitar 200 ton sampah berhasil kami kumpulkan,” ujar Ary.

Menurutnya, gerakan tersebut tidak berhenti pada kegiatan bersih pantai saja. Ke depan, aksi serupa akan terus dilakukan secara berkala di seluruh kecamatan, dengan cakupan wilayah yang lebih luas.

“Fokusnya tidak hanya di pantai, tetapi di semua lingkungan. Ini bagian dari upaya membangun kesadaran bersama tentang pentingnya kebersihan,” jelasnya.

Ary menambahkan, kebersihan kawasan pantai memiliki dampak langsung terhadap kenyamanan wisatawan, baik domestik maupun mancanegara. Dengan lingkungan yang bersih, citra pariwisata Kabupaten Jepara diharapkan semakin meningkat.

Adapun sampah yang ditemukan di kawasan pantai sangat beragam, mulai dari sampah rumah tangga, ranting dan batang pohon, kayu balok, hingga sampah plastik. Sebagian besar sampah tersebut diduga merupakan sampah kiriman yang terbawa arus laut akibat cuaca ekstrem yang terjadi dalam beberapa bulan terakhir.

“Mayoritas sampah yang kami temukan merupakan sampah kiriman dari laut,” imbuh Ary.

Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya kepedulian bersama, khususnya dari pelaku usaha pariwisata yang menggantungkan mata pencaharian di kawasan pantai, untuk turut menjaga kebersihan lingkungan.

“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga kebersihan lingkungan. Bukan hanya demi keindahan, tetapi juga untuk kesehatan kita bersama,” pungkasnya.

(Editor: ZI/YA – Murianews)

Posting Komentar

Business-With-Us-1