Business-With-Us-20251204-185150-0000

Jepara Larang Kembang Api, Malam Tahun Baru 2026 Diisi Doa Lintas Agama

Daftar Isi

 



JEPARA, ZONAINTIEM.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara bersama Polres Jepara mengambil langkah berbeda dalam merayakan pergantian tahun 2026. Alih-alih menggelar pesta kembang api atau hiburan musik besar-besaran, otoritas setempat memilih menggelar doa bersama lintas agama sebagai bentuk refleksi dan keprihatinan atas kondisi bangsa.

Acara yang dipusatkan di Balai Desa Plajan, Kecamatan Pakisaji, pada Rabu (31/12/2025) malam ini, dihadiri oleh jajaran Forkopimda, tokoh lintas agama, serta berbagai elemen masyarakat.

Refleksi di Tengah Keprihatinan Nasional

Bupati Jepara, Witiarso Utomo, menegaskan bahwa keputusan untuk meniadakan perayaan seremonial seperti kembang api telah disosialisasikan jauh-jauh hari. Hal ini didasari atas rasa empati terhadap sejumlah wilayah di Indonesia yang tengah dilanda bencana alam.

“Kita memilih berdoa bersama agar Jepara dijauhkan dari bencana dan hal-hal yang tidak baik. Kondisi bangsa yang tengah menghadapi berbagai ujian menjadi pertimbangan utama kami untuk menyambut tahun baru dengan kesederhanaan,” ujar Witiarso.

Simbol Toleransi dan Penguatan Ekonomi

Kegiatan yang berlangsung khidmat sejak sore hingga pukul 21.00 WIB ini diisi dengan berbagai agenda bermakna, di antaranya:

  • Doa Bersama 7 Tokoh Agama: Dipimpin secara bergantian oleh perwakilan Islam (K.H. Ali Mursyid), Kristen (Pdt. Danang Kristiawan), Katolik (Donatus Henry), Hindu (Arbyantoro), Buddha (Romo Kaspari), Konghucu (Budianto Kwee), dan Penghayat Kepercayaan (Ismoyo Eko Nur Ratno).

  • Pasar Murah: Sebagai upaya menggerakkan roda ekonomi lokal, panitia menyediakan bazar kebutuhan pokok bagi masyarakat sekitar.

  • Spirit Solidaritas: Fokus doa ditujukan untuk keselamatan warga Jepara dan percepatan pemulihan daerah-daerah yang terdampak bencana alam.

Meski tanpa dentuman kembang api, suasana malam pergantian tahun di Desa Plajan tetap terasa hangat. Masyarakat nampak antusias mengikuti prosesi doa, berharap tahun 2026 membawa keberkahan dan perlindungan bagi seluruh warga.

Pihak Polres Jepara juga memastikan situasi keamanan di seluruh wilayah kabupaten tetap kondusif sepanjang malam pergantian tahun melalui pengawasan ketat terhadap larangan penggunaan petasan dan kembang api.

(ZI/YA)

Posting Komentar

Business-With-Us-1