Business-With-Us-20251204-185150-0000

Disambar Petir, Rumah Warga Kedungcino Jepara Porak-poranda

Daftar Isi


JEPARA – Cuaca ekstrem yang melanda wilayah Kabupaten Jepara mengakibatkan satu unit rumah milik warga Desa Kedungcino, Kecamatan Jepara, hancur setelah tersambar petir pada Rabu (7/1/2026) pagi. Meski bangunan mengalami kerusakan parah, seluruh penghuni rumah dilaporkan selamat dari musibah tersebut.

Kronologi Kejadian

Peristiwa nahas ini terjadi sekitar pukul 05.30 WIB saat wilayah tersebut diguyur hujan lebat. Pemilik rumah, Matsari (57), mengungkapkan bahwa sesaat sebelum kejadian, terdengar dua kali suara petir yang sangat keras.

Antisipasi sempat dilakukan Matsari dengan meminta istrinya mencabut kabel televisi setelah petir pertama terdengar. Namun, petir kedua menyambar dengan kekuatan lebih besar hingga menyebabkan kerusakan masif di dalam rumah.

"Saat saya keluar rumah setelah petir kedua, tiba-tiba muncul kabut tebal di dalam ruangan. Setelah kabut hilang, kondisi atap sudah ambrol dan perabotan acak-acakan," ujar Matsari.

Kerusakan Material

Berdasarkan pantauan di lokasi, dampak sambaran petir menyebabkan kondisi interior rumah kocar-kacir. Beberapa kerusakan yang teridentifikasi meliputi:

  • Struktur Bangunan: Atap rumah ambrol dan lima kaca jendela pecah.

  • Fasilitas Listrik: Meteran listrik hancur total dan unit televisi rusak.

  • Perabotan: Lemari pakaian di bagian belakang rumah hancur akibat titik sambaran yang diduga berasal dari arah belakang.

Kondisi Korban

Saat kejadian, terdapat enam orang di dalam rumah, termasuk istri, dua anak, satu menantu, dan seorang balita berusia 15 bulan yang tengah tertidur. Beruntung, material bangunan yang runtuh tidak menyebabkan luka serius bagi para penghuni.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jepara, Arwin Noor Isdiyanto, membenarkan insiden tersebut. Ia mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, terutama saat hujan lebat disertai petir.

"Saat hujan lebat tadi pagi, petir menyambar rumah hingga atap dan kaca hancur. Petugas dan warga setempat telah bergotong-royong membantu membersihkan puing-puing bangunan yang membahayakan," terang Arwin.


Editor: (ZI/YA) Sumber: Zonaintiem.com / Murianews.com

Posting Komentar

Business-With-Us-1