Business-With-Us-20251204-185150-0000

Suporter Banaspati Jepara Mendesak Evaluasi Total, Sebut Kapten Rosalvo ‘Tidak Layak di Liga 1’

Daftar Isi

 


ZONAINTIEM.COM, JEPARA – Gelombang ketidakpuasan kembali mengalir deras dari tribun Persijap Jepara. Barisan Suporter Persijap Sejati (Banaspati) secara terbuka meminta manajemen Laskar Kalinyamat untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh menyusul rangkaian hasil buruk, yang puncaknya terjadi saat Persijap tumbang di markas PSBS Biak.

Ketua Banaspati, Agus Supriyanto, menyampaikan bahwa performa sejumlah pemain kunci, khususnya kapten tim, Rosalvo, kini menjadi sorotan tajam dan menuai kritik keras dari para pendukung.

“Rosalvo sudah tidak layak di Liga 1, jauh. Waktu lawan PSBS Biak dia main jelek banget, banyak blunder, dan itu bukan sekali dua kali,” kata Agus kepada Tribunjateng, Senin (1/12/2025). Menurutnya, penurunan performa sang kapten sudah tercium lama oleh suporter, namun laga terakhir menjadi titik klimaks kekecewaan.

Tidak hanya di lini belakang, masalah di lini tengah juga dianggap semakin terasa. Banaspati menilai absennya sosok gelandang kreatif membuat alur permainan Persijap kehilangan arah dan daya serang.

“Franca bekerja sendiri, tidak ada tandem-nya. Playmaker harus turun terus bantu pertahanan sampai habis tenaganya. Sebenarnya kekurangannya ada di pemain tengah, pembagi bola tidak ada,” jelas Agus. Ia menambahkan, menempatkan Franca sebagai playmaker tanpa didampingi striker berkualitas di depan justru membuat ritme serangan semakin tumpul dan mudah dipatahkan lawan.

Kekecewaan yang memuncak ini membuat tagar #RosalvoOut mulai mengemuka di kalangan suporter. Agus menuturkan bahwa suporter menilai status kapten yang diemban Rosalvo tidak lagi sejalan dengan kontribusi dan performanya di lapangan.

“Persijap sekarang tidak punya leader. Kalau performa turun, manajemen harus evaluasi. Internal tim ini ada apa?” tegasnya, menuntut transparansi dan langkah konkret dari manajemen klub.

Menjelang dibukanya jendela transfer Januari, Banaspati berharap manajemen Persijap bergerak cepat dan mengambil keputusan drastis. Para suporter menekankan perlunya mendatangkan pemain yang memiliki standar kualitas Liga 1.

Sosok seperti Rafinha yang sempat tampil baik di kasta tertinggi kompetisi Indonesia dinilai bisa menjadi opsi, meskipun suporter menyadari bahwa keputusan akhir tetap bergantung pada kemampuan finansial klub.

“Keinginan suporter jelas: pemain standar Liga 1. Kalau ingin bertahan [di Liga 1], ya harus perombakan,” tutupnya. Desakan keras ini menjadi pesan lantang dari tribune Jepara, menegaskan bahwa suporter ingin Persijap kembali bertaring, bukan sekadar bertahan.

(ZI/YA)

Posting Komentar

Business-With-Us-1